Singapura memiliki sistem ekonomi pasar yang berorientasi pada perdagangan yang maju. ekonomi singapura merupakan salah satu yang paling terbuka di dunia, koorupsi terendah ke-7, paling pro-bisnis, dengan pajak rendah (14,2% dari produk domestik Bruto) serta memiliki daftar negara menurut PDB (KKB) tertinggi ketiga di dunia.
BUMN memainkan peranan yang penting dalam ekonomi negara, yang memiliki beberapa perusahaan seperti "Temasek Holdings", yang memegang saham mayoritas di beberapa perusahaan besar negara itu seperti "Singapore Airlines", "SingTel", "ST Enginering", Dan "MediaCorp".
Ekspor, Terutama bidang elektronik, kimia, dan jasa mencirikan bahwa singapura merupakan penghubung regional utama untuk manajemen kekayaan yang menyediakan sumber pendapatan utama bagi ekonomi, sehingga negara ini bisa membeli bahan mentah yang tidak mereka miliki. selain itu, air juga tidak tersedia dalam jumlah banyak di singapura, maka dari itu air juga di anggap sumber daya khusus di singapura. singapura memiliki tanah subur yang terbatas sehingga mereka bergantung pada taman argoteknologi untuk produksi dan konsumsi pertanian. sumber daya manusia juga menjadi bagian penting bagi kesehatan ekonomi singapura.
Ekonomi singapura menempati posisi ke-5 menurut "Scientific american biotechnology" di tahun 2013 untuk 2 tahun berturut-turut. singapura bergantung pada konsep perdagangan intermedit sampai Re-ekspor, dengan cara membeli barang mentah kemudian diolah untuk di ekspor kembali, seperti contohnya pada industri Fabrikasi Wafer dan Pengilangan Minyak. singapura juga memiliki pelabuhan strategis yang menjadikannya lebih kompetitif daripada negara tetangganya. singapura memiliki rasio perdagangan terhadap PDB tertinggi di dunia, Rata-rata berkisar 400% selama 2008-2011. Pelabuhan singapura adalah pelabuhan kedua tersibuk di dunia menurut volume kargo. selain itu, infrastruktur pelabuhan yang baik di tamba pekerja yang memiliki keahlian, sebagai hasil dari suksesnya sistem pendidikan di negara itu.
Pemerintah singapura mengkampanyekan penabungan penghasilan dan investasi melalui kebijakan seperti "Central Provident Fund", yang digunakan untuk mendanai kesehatan dan kebutuhan lanjut usia. tingkat penduduk yang menabung termasuk yang tertinggi di dunia sejak 1970-an.
Berikut merupakan penjelasan dan penjabaran tentang ekonomi singapura
Mata uang : Dolar Singapura (SGD/S$)
Tahun Fiskal : 1 April - 31 Maret
Trade Organitation : WTO, APEC, IOR-ARC, ASEAN
*Statistik
PDB : US$445,172 miliyyar (2014 est, PPP)
Perumbuhan PDB : 2.8% (2014)
PDB Per Kapita : $81.345 (PPP,2014 est.), $56,112 (nominal,2014 est)
PDB Per Sektor : Pertanian : 0%
Industri : 26,6%
Jasa : 73,4% (2011 est)
Inflasi (IHK) : 1,5%
Koefisien gini : 47.3
Labor force : 70.1%, lain-lain 0.8% (2013 est)
By occupation
K
Pengangguran : 1.9% (2013 est)
Industri utama : - Elektronik
- Kimia
- Jasa Keuangan
- Peralatan Pengeboran Minyak
- Penghilangan Minyak Bumi
- Pemrosesan Karet Dan Produksi Karet
- Pemrosesan Makanan Dan Minuman
- Konstruksi Lepas Pantai
- Sains
- Re-ekspor
Peringkat kemudahan : 1st
melakukan bisnis
*Eksternal
Ekspor : US$410.3 bilion (2013est)
Jenis Ekspor : Mesin dan peralatan, Obat, Produk penghilangan minyak bumi.
Rekan ekspor utama : - Malaysia : 12,2%
- Hong Kong : 10,9%
- China : 10,7%
- Indonesia : 10,5%
- Amerika srkt : 5,5%
- Jepang : 4,6%
- Australia : 4,2%
- Kor-Sel : 4,0% (2012 est)
Impor : US$ 373 miliyar (2012 est)
Jenis Impor : Mesin dan peralatan, bahan bakar, kimia.
Rekan Impor Utama : - Malaysia : 10,6%
- China : 10,3%
- Amerika srkt : 10,2%
- Kor-Sel : 6,8%
- Jepang : 6,2%
- Indonesia : 5,3%
- Arab Saudi : 4,5%
- UE Arab : 4,1% (2012 est)
Saham investasi : $746,7 Miliyar (2012 est)
langsung asih
Utang kotor : $1,174 Triliun (31 Des 2012 est)
luar negri
* Pembiyayaan Publik
Utang Publik : 118,2% of GDP (2011 est)
Pendapatan : S$59,51 Miliyar (2014 est)
Beban : S$56,666 Miliyar (214 est)
Bantuan eknomi : None
Cadangan mata : US$273,658 Miliyar (juli 2014)
uang asing
Perkembangan Ekonomi Singapura
| Tahun | Pendapatan domestik bruto (S$ juta) |
Kurs dolar AS | PDB Nominal per kapita GDP (per % USA) |
PDB per kapita (PPP) (per % USA) |
|
|---|---|---|---|---|---|
| 1980 | 25,117 | 2.14 dolar Singapura | 39.65 | 55.00 | |
| 1985 | 39,036 | 2.20 dolar Singapura | 36.63 | 63.41 | |
| 1990 | 66,778 | 1.81 dolar Singapura | 52.09 | 74.76 | |
| 1995 | 119,470 | 1.41 dolar Singapura | 86.14 | 90.60 | |
| 2000 | 159,840 | 1.72 dolar Singapura | 66.19 | 91.48 | |
| 2005 | 194,360 | 1.64 dolar Singapura | 67.54 | 103.03 | |
| 2007 | 224,412 | 1.42 dolar Singapura | 74.61 | 107.92 | |
| 2008 | 235,632 | 1.37 dolar Singapura | 73.71 | 107.27 | |
| 2009 | 268,900 | 1.50 dolar Singapura | 78.53 | 108.33 | |
| 2010 | 309,400 | 1.32 dolar Singapura | 82.13 | 119.54 | |
| 2011 | 270,020 | 1.29 dolar Singapura | – | – | |
| 2013 | – | 1.25 dolar Singapura | – | – |
Perekonomian Singapura menyusut untuk
pertama kalinya dalam lima kuartal terakhir setelah pelemahan industri
jasa dan manufaktur. Pelemahan ini dinilai sebagai kontraksi jangka pendek sebagai akibat pemulihan ekonomi global yang menguat.
Produk
Domestik Bruto Singapura turun menjadi 2,7 persen dalam durasi tiga
bulan sampai 31 Desember dibandingkan dari kuartal sebelumnya, ketika
perhitungannya diperluas direvisi 2,2 persen, kata sebuah pernyataan
dari Kementerian Perdagangan Singapura itu pada 2 januari 2014.
Ekonomi Singapura diperkirakan akan mendapatkan keuntungan tahun ini imbas dari pemulihan ekonomi Amerika Serikat dan Eropa. Namun di lain pihak berbagai perusahaan di negara kota akan terus bergulat dengan meningkatnya biaya dan pembatasan penggunaan tenaga kerja asing yang murah.
Badan promosi perdagangan pulau itu mengatakan pada bulan
November ekspor akan rebound pada 2014 setelah terkonstraksi tahun lalu. Ini akan mengurangi tekanan pada bank sentral untuk mendepresiasi mata uang demi mendukung ekspor ke luar negeri. "Permintaan
eksternal akan membaik," kata Glenn Maguire, seorang ekonom yang
berbasis di Australia & New Zealand Banking Group Ltd, dilansir
Bloomberg dikutip dari SF Gate. "Bahwa kita akan melihat ekonomi
AS, Jepang dan Eropa semua berkembang dan tumbuh positif pada tahun
2014, ini menunjukkan bahwa Asia, bukan hanya Singapura, harus
memberdayakan potensi peningkatan produksi dan ekspor."
Data Dan Fakta Perekonomian Singapura
Persentase pertumbuhan ekonomi : 3.7% (2013)
Pertumbuhan produksi industri : 6.8% (2007 est.)
Produksi listrik : 41.137,7 milyar kWh (2007)
Produksi listrik menurut sumber : bahan bakar fosil: 100%
hidro: 0%
nuklir: 0%
lainnya: 0% (1998)
Konsumsi litrik : 37.420.3 milyar kWh (2007)
Ekspor listrik : 0 kWh (2007)
Impor listrik : 0 kWh (2007)
Produk pertanian : karet, kopra, buah-buahan, sayuran.
Pelaku Ekonomi Singapura
Di negara singapura, dalam perkembangan ekonominya yang pesat memiliki beberapa pelaku ekonomi yangi sebutkan di bagian sistem per ekonomian singapura dan sejarah perekonomian singapura. berikut adalah para pelaku ekonomi singapura , diantaranya :
1. Industri
Singapura memiliki banyak sekali industri di daerah kedaulatannya, industri manufaktur dan lain sebagainya, Industri di singapura berpersentase sekitar 26,6% yang terdiri dari Industri barang elektronik, pembuatan bahan kimia, peralatan pengeboran minyak, penghilangan minyak bumi, pemrosesan karet dan produksi karet, pemrosesan makanan dan minuman, konstruksi lepas pantai dan lain-lain.
2. Jasa
Selain industri, singapura juga memiliki pelaku ekonomi dalam bidang jasa, dalam hal ini lebih dominan dibandingkan industri yang ada di singapura, pelaku ekonomi bidang jasa yang ada di singapura berkisar antara 73,4% (2011 est), jauh di bandingkan dengan bidang industri yang hanya berkisar 26,6%.
Namun dalam hal "pertanian" singapura tidak mempunyai bidang tersebut dikarenakan luas wilayah yang sempit dan tanah yang kurang subur, maka dari itu di negara tersebut mengandalkan tanaman argoteknologi untuk pengolahan berbagai macam pertanian.
Perkembangan Strategi Singapura
Singapura merupakan negara berdaulat yang hanya memiliki luas wilayah kedaulatan yang tidak jauh beda dengan Ibu kota negara RI , namun dalam perkembangan strategi perekonomian singapura, singapura jauh lebih unggul di bandingkan indonesia dan negara-negara asia lainnya.
Dalam perkembangan strategi perekonomiannya, singapura terbilang pesat
dan sukses dalam merancang strategi yang mereka miliki, pada tahun 2010
singapura telah mengembangkan cetak biru pembangunan berkelanjutan, Walaupun
banyak menuai kritik, Pemerintah Singapura rupanya lebih kongkrit dalam
menyusun strategi pembangunannya dalam jangka panjang. Pada saat itu,
negara pulau itu resmi merilis cetak biru (blue print) pembangunan
berwawasan lingkungan dengan fokus kerja antara lain mengembangkan
efisiensi sistem air bersih dan energi, sistem daur ulang, hingga aturan
penghijauan.
Cetak
biru yang diterbitkan oleh Menteri Antar-Komite Pembangunan
Berkelanjutan (IMCSD) itu didasarkan pada dasar pemikiran “The Singapore
Way”, yang digambarkan sebagai pertumbuhan perekonomian yang lebih
dinamis dan kualitas lingkungan hidup yang lebih baik, untuk Singapura
sekarang dan di masa depan.
Cheong Koon Hean, CEO Urban Redevelopment Authority, otoritas pembangunan Singapura, mengatakan bahwa perkembangan negara itu sudah sedemikian cepat sehingga berisiko menghadapi persoalan dampak lingkungan kalau tidak dikelola secara baik. “Bagaimana bisa Singapura mengkompromikan sisi ekonomi, sosial dan komitmen terhadap lingkungan yang sehat dalam kebijakan pembangunan. Tidak ada pilihan semua itu harus dilakukan,” katanya.
Dia menjelaskan pertumbuhan populasi negara itu sangat cepat dalam empat puluh tahun terakhir dengan jumlah meningkat dari 1,9 juta jiwa menjadi 5 juta jiwa. Hal itu itu, akan sangat berbahaya kalau tidak dikelola dengan baik mengingat luas wilayah Singapura yang hanya 710 kilometer persegi.
Dalam hal ini, Pemerintah Singapura mengaku siap melakukan perubahan besar dalam segala bidang untuk mencapai sasaran lingkungan lestari dalam mencapai pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi warga Singapura. Strategi dalam cetak biru tersebut antara lain meliputi :
Cheong Koon Hean, CEO Urban Redevelopment Authority, otoritas pembangunan Singapura, mengatakan bahwa perkembangan negara itu sudah sedemikian cepat sehingga berisiko menghadapi persoalan dampak lingkungan kalau tidak dikelola secara baik. “Bagaimana bisa Singapura mengkompromikan sisi ekonomi, sosial dan komitmen terhadap lingkungan yang sehat dalam kebijakan pembangunan. Tidak ada pilihan semua itu harus dilakukan,” katanya.
Dia menjelaskan pertumbuhan populasi negara itu sangat cepat dalam empat puluh tahun terakhir dengan jumlah meningkat dari 1,9 juta jiwa menjadi 5 juta jiwa. Hal itu itu, akan sangat berbahaya kalau tidak dikelola dengan baik mengingat luas wilayah Singapura yang hanya 710 kilometer persegi.
Dalam hal ini, Pemerintah Singapura mengaku siap melakukan perubahan besar dalam segala bidang untuk mencapai sasaran lingkungan lestari dalam mencapai pertumbuhan ekonomi dan menciptakan lapangan kerja bagi warga Singapura. Strategi dalam cetak biru tersebut antara lain meliputi :
- Pengurangan intensitas energi (per dolar PDB) sebesar 35% pada tahun 2030.
- Peningkatan tingkat daur ulang dari 56% pada tahun 2008 menjadi 70% di tahun 2030.
- Pengurangan jumlah konsumsi air domestik dari 156 liter per kapita per hari di 2008 menjadi 140 liter per kapita per hari pada tahun 2030.
- Minimal 80% dari bangunan yang ada sudah memiliki rating Green Mark Certified (tingkat efisiensi energi minimum) pada tahun 2030.
- Mengurangi konsumsi energi di bidang umum dan perkebunan masing-masing sebesar 20% dan 30%.
- Penyediaan 0,8 ha taman tanah per 1.000 orang pada tahun 2030.
- Menerapkan Keanekaragaman Hayati Nasional Strategi dan Rencana Aksi untuk penelitian, dokumen dan melestarikan keanekaragaman hayati di Singapura.
- Mengembangkan indeks keanekaragaman Kota dengan mitra internasional untuk mempromosikan upaya konservasi keanekaragaman hayati di antara kota-kota di seluruh dunia.
Meskipun tidak ada penyebutan target pengurangan karbon, namun Pemerintah Singapura menekankan bahwa program-program tersebut terutama ditujukan untuk mendukung ekonomi Singapura tumbuh lebih tinggi. “Hal ini akan menciptakan lapangan kerja, meningkatkan standar hidup kita, dan menghasilkan sumber daya yang kita butuhkan untuk menjaga lingkungan kita. Tetapi kita harus tumbuh secara berkelanjutan, melindungi lingkungan kita dengan standar kesehatan yang tinggi bagi masyarakat kita, dan membuat kota kita menarik bagi warga Singapura maupun turis asing,” ujar sumber dari pemerintahan. (bis/asg/clc/dni)
Perencanaan pembangunan ekonomi singapura
Dalam perencanaan pembangunan ekonomi singapura, singapura menerapkan beberapa metode, yang di antaranya adalah The concept plan. ‘The Concept Plan’ merupakan strategi pemerintah untuk membangun Singapore sejak tahun 1971, yang sekarang sudah dapat dilihat hasinya. Konsep ini dibagi 3 tahap : yaitu sampai tahun 2000, sampai tahun 2010 dan sampai tahun ‘X’ ( sementara ‘Singapore 2050 ).
Konsep Singapore tahun 2050. Dengan
membuat konsep master plan ini, Singapore berusaha untuk mulai menata
infra-struktur sebelum konsep ini dijalankan.
Salah satu proyek yang di kembangkan
menggunakan konsep dasar ‘Living the Next Lap’, mempunyai visi bahwa 1
pusat pelayanan masyarakat ( meliputi perkantoran, perdagangan,
transportsi, pendidikan dan sebagainya ) harus dapat melayani 800.000
orang dan kompleks hunian harus dekat dengan pusat kegiatan tarsebut.
Kenyataannya, bahwa di setiap kota termasuk Singapore, selalu mengalami peningkatan penduduk, jelaslah bahwa kualitas hidup harus terus di tingkatkan pula. Sebagai kota kelas dunia, Singapore mulai dan sudah berbenah untuk melengkapi segala fasilitas yang mungkin ada, seperti pusat kebudayaan dan rekreasi dan pusat kota haruslah berwawasan internasional bagi perkembangan ekonomi kota tersebut.
Jadi dalam perkembangan ekonomi singapura bisa dapat di simpulkan bahwa negara singapura sudah berkembang sangat pesat sejak tahun 1971 hingga sekarang, bahkan konsep yang akan di terapkan singapura pada perkiraan tahun 2050 merupakan konsep yang terbilang briliant dalam menata kota demi meningkatkan stabilitas kesejahteraan beserta ekonomi yang ada di negara berdaulat tersebut.
Di tahun 2050, dapat di pastikan bahwa singapura akan memiliki berbagai infrastruktur yang mempuni dalam menunjang segala jenis kegiatan perekonomian yang ada di sana. sehingga masyarakat singapura dapat bersaing bukan hanya di asia saja, melainkan bersaing di dunia dalam kemajuan pembangunan serta perencanaan ekonominya.
Keadaan Geografis singapura
Singapura terdiri dari 63 Pulautermasuk daratan Singapura. Pulau utama sering disebut Pulau Singapura tetapi secara resmi disebut Pulau ujong (Melayu:berarti pulau di ujung daratan (semenanjung)). Terdapat dua jembatan buatan menuju johor, Malaysia: Johor-Singapore Causeway di utara, dan Tuas Second link di barat. Pulau Jurong, Pulau Tekong, Pulau Ubin Dan Pulau Sentosa adalah yang terbesar dari beberapa pulau kecil di Singapura. Titik alami tertinggi adalah Bukit Timah Hill dengan tinggi 166 m (545 kaki).
Singapura memiliki banyak proyek reklamasi tanah dengan tanah diperoleh dari bukit, dasar laut, dan negara tetangga. Hasilnya, daratan Singapura meluas dari 581,5 km (224.5 mil) pada 1960-an menjadi 704 km (271.8 mil) pada hari ini, dan akan meluas lagi hingga 100 km (38.6 mil) pada 2030. Proyek ini kadang mengharuskan beberapa pulau kecil digabungkan melalui reklamasi tanah untuk membentuk pulau-pulau besar dan berguna, contohnya Pulau Jurong
A. Mata Pencarian
Pada umumnya masyarakat Raijua hidup dari bertani, beternak dan nelayan, dan ada juga yang bergerak di bidang kerajinan, seperti menganyam tikar, membuat tembikar, dan tenun ikat. Ada juga yang menjadi tukang, baik tukang kayu, maupun tukan batu dan malah ada yang ahli dalam membuat perahu tradisional. Namun profesi yang terakhir ini sudah mulai berkurang karena penggunaan perahu tradisional telah terdesak oleh perahu motor.
Pada umumnya mata pencaharian seperti yang dikatakan di atas tidak terpisah-pisah, sebab kebanyakan seorang petani itu juda mengerjakan pula pekerjaan yang lain. Pada musim hujan, petani beramai-ramai mengerjakan sawah dan ladangnya sesuai dengan kalender adat, di samping itu memelihara ternak dan mengusahakan kerajinan lainnya. Sedangkan pada saat pohon lontar mulai mengeluarkan mayangnya maka beramai-ramai pula mereka menyadap lontar dan mengolahnya menjadi gula.
Cara bercocok tanam masih sangat tradisional dan ekstensif. Produksi hanyalah sekedar untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan bukan untuk tujuan komersil. Dari hasil bertani seperti itu, kebutuhan tidak terpenuhi, karena itu kelaparan selalu mengancam. Mata pencaharian penting yang dapat menolong dari ancaman kelaparan tersebut adalah menyadap lontar. Nira lontar diolah menjadi gula biasa disebut makanan utama. Selain itu juga dapat dijadikan cuka dan laru.
Sumber Daya Manusia Singapura
Pada awal tahun 1960-an, pemerintah Singapura mengambil saham beberapa perusahaan lokal, dalam sektor seperti produksi dan pembuatan kapal. Sebelum pembentuk Temasek Holdings pada 1974, saham tersebut dipegang oleh Departemen Keuangan. Departemen Keuangan adalah pemegang saham tunggal dari Temasek Holding sekarang ini.
Selain Temasek, pemerintah Singapura juga memiliki lengan investasi lainnya, Government of Singapore Investment Corporation (GIC), yang fungsi utamanya berinvestasi cadangan mata uang asing pemerintah. Ho Ching ditunjuk sebagai direktur eksekutif dari Temasek Holdings pada 2002. Ia merupakan istri dari Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Singapura sejak 2004. Pada 6 Februari 2009, Temasek mengumumkan bahwa Chip Goodyear, bekas CEO BHP Billiton akan menggantikan Ho Ching dengan menjabat sebagai Penjabat CEO mulai Maret 2009 hingga Ho Ching resmi mundur pada 1 Oktober 2009.
Pada 2004, Temasek memiliki banyak saham di banyak perusahaan besar Singapura, seperti SingTel, DBS, Singapore Airlines, PSA International, SMRT Corporation, Singapore Power dan Neptune Orient Lines. Temasek juga memegang investasi dalam ikon masyarakat seperti Hotel Raffles dan Singapore Zoological Gardens. Dia juga memegang saham dalam Singapore Pools, perusahaan judi resmi satu-satunya di Singapura. Pada 4 Oktober 2004 dia mengumumkan penutupan markas besar operasional dari Singapore Technologies dan mentransfer asetnya ke Temasek Holdings.
Sekitar setengah dari asetnya berada di luar Singapura dan ini termasuk saham di perusahaan telekomunikasi seperti Telekom Malaysia. Dia juga memiliki saham di beberapa institusi finansial asing seperti Bank Danamon di Indonesia dan NIB Bank di Pakistan. Temasek-linked companies (TLC) juga memegang portofolio global yang luas, seperti kepemilikan SingTel terhadap perusahaan telekomunikasi Australia Optus.
Sumber Daya Manusia Singapura
Negeri tetangga Singapura memilik ketentuan,dalam memberdayakan tenaga kerja yang memiliki keahlian khsusus. Pasalnya, negeri dominion Inggris tersebut akan mewajibkan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di negerinya untuk mendahulukan warga Singapura sebelum mempertimbangkan SDM (sumber daya manusia) dari luar negeri. Bahkan, mulai tahun depan, perusahaan-perusahaan yang memiliki lebih dari 25 karyawan harus mempublikasikan kesempatan lowongan kerja untuk posisi profesional atau manajerial, sekaligus mendahulukan SDM lokal.
Menurut Kementerian Tenaga Kerja Singapura seperti dikutip Reuters, publikasi kesempatan kerja tersebut harus dimediakan paling sedikit 14 hari, khusus untuk tenaga kerja yang gajinya kurang dari 12.000 dolar Singapura sebulan. Langkah ini diambil setelah ada tekanan kuat dari tenaga kerja produktif di dalam negeri sebagai akibat membludaknya tenaga kerja warga asing dalam beberapa tahun belakangan ini. Namun, hal baru tersebut tidak semudah membalikan tangan.
Menurut kata Michael Wan, seorang ekonom pada Credit Suisse (Bank Swiss) di Singapura, kjebijakan tersebut, mungkin akan berdampak banyak kerumitan dan kertas kerja bagi perusahaan-perusahaan, disana. Bahkan, lanjut Michael, hal ketentuan itu justeru akan memperlambat tingkat pertumbuhan ekonomi untuk jangka panjang," ujarnya Berdasar catatan, pekerja asing di Singapura sudah mencapai 40 persen dari total 5,3 juta penduduknya. Kebanyakan dari mereka, justeru menempati posisi-posisi senior dan manajemen menengah. Sedangkan pada posisi bergaji rendah, lebih banyak lagi, karena penduduk setempat kurang berminat.
Warga Singapura mengeluhkan para manajer asing yang lebih memilih rekan sebangsanya ketimbang warga lokal Singapura. Selain itu, menurut mereka, banyaknya warga asing telah membuat jalan-jalan dan kereta, dipenuhi oleh penumpang sehingga tidak lagi membuat warga menjadi nyaman berkendaraan umum
Investasi Singapura
Selain Temasek, pemerintah Singapura juga memiliki lengan investasi lainnya, Government of Singapore Investment Corporation (GIC), yang fungsi utamanya berinvestasi cadangan mata uang asing pemerintah. Ho Ching ditunjuk sebagai direktur eksekutif dari Temasek Holdings pada 2002. Ia merupakan istri dari Lee Hsien Loong, Perdana Menteri Singapura sejak 2004. Pada 6 Februari 2009, Temasek mengumumkan bahwa Chip Goodyear, bekas CEO BHP Billiton akan menggantikan Ho Ching dengan menjabat sebagai Penjabat CEO mulai Maret 2009 hingga Ho Ching resmi mundur pada 1 Oktober 2009.
Pada 2004, Temasek memiliki banyak saham di banyak perusahaan besar Singapura, seperti SingTel, DBS, Singapore Airlines, PSA International, SMRT Corporation, Singapore Power dan Neptune Orient Lines. Temasek juga memegang investasi dalam ikon masyarakat seperti Hotel Raffles dan Singapore Zoological Gardens. Dia juga memegang saham dalam Singapore Pools, perusahaan judi resmi satu-satunya di Singapura. Pada 4 Oktober 2004 dia mengumumkan penutupan markas besar operasional dari Singapore Technologies dan mentransfer asetnya ke Temasek Holdings.
Sekitar setengah dari asetnya berada di luar Singapura dan ini termasuk saham di perusahaan telekomunikasi seperti Telekom Malaysia. Dia juga memiliki saham di beberapa institusi finansial asing seperti Bank Danamon di Indonesia dan NIB Bank di Pakistan. Temasek-linked companies (TLC) juga memegang portofolio global yang luas, seperti kepemilikan SingTel terhadap perusahaan telekomunikasi Australia Optus.
| Keuangan dan Perbankan | Telekomunikasi & Media | Multi-Industri | Transportasi & Logistik |
|---|---|---|---|
|
|
|
|
| Properti | Infrastruktur & Rekayasa | Utilitas | Lainnya |
|
|
|
|
| Farmaseutika | |||
|
Sumber :
http://id.wikipedia.org/wiki/Ekonomi_Singapura
http://www.republika.co.id/berita/ekonomi/bisnis-global/14/01/02/myri24-ekonomi-singapura-menyusut
http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2011/07/15/bab1-the-concept-plan-di-singapore-konsep-dan-strategi-perencanaan-kota-378876.html
http://raijua.tripod.com/id11.html
http://hariininews.com/berita-569--singapura-prioritaskan-sdm-lokal.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Temasek_Holdings
http://lifestyle.kompasiana.com/urban/2011/07/15/bab1-the-concept-plan-di-singapore-konsep-dan-strategi-perencanaan-kota-378876.html
http://raijua.tripod.com/id11.html
http://hariininews.com/berita-569--singapura-prioritaskan-sdm-lokal.html
http://id.wikipedia.org/wiki/Temasek_Holdings